Ketika Intelijen Menyiram Asam ke Demokrasi
Analisis yang jujur harus menolak dua ekstrem sekaligus. Terlalu cepat menyimpulkan adanya operasi institusional adalah spekulatif. Namun menyederhanakannya sebagai sekadar oknum juga tidak memadai.
10 artikel ditemukan
Analisis yang jujur harus menolak dua ekstrem sekaligus. Terlalu cepat menyimpulkan adanya operasi institusional adalah spekulatif. Namun menyederhanakannya sebagai sekadar oknum juga tidak memadai.
Akibat disiram air keras, aktivis KontraS Andrie Yunus mengalami luka bakar sekitar 24% di tubuhnya. Air keras sering digunakan sebagai alat teror karena harganya murah dan mudah didapat. Tujuannya membuat korban jadi cacat.
Kematian siswa MTs di Tual, Maluku, menambah daftar panjang korban kekerasan dan penganiayaan polisi. Data KontraS, sedikitnya 100 lebih nyawa diduga melayang di tangan polisi 3 tahun terakhir. Kekerasan dan penyalahgunaan kekuasaan polisi seperti lingkaran setan yang tak pernah putus.
Alfarisi meninggal dunia dengan status sebagai terdakwa yang masih ditahan dan belum memperoleh putusan hukum tetap. Negara harus membuka akses informasi seluas-luasnya dan bertanggung jawab atas kelalaian aparat yang berkontribusi pada kematian Alfarisi.
Pemberian gelar pahlawan untuk Soeharto menjadi simbol matinya reformasi. Pemerintah dinilai berusaha menulis sejarah baru.
Presiden RI kedua, Soeharto, dinilai memenuhi syarat formal menjadi pahlawan nasional. Sejarawan dan masyarakat sipil mengritik. Usulan gelar pahlawan nasional untuk Gus Dur, Marsinah dan Soeharto secara bersamaan dinilai sebagai "upaya barter' sekaligus menghapus dosa Orde Baru.
Polisi menyita buku demi "mendapatkan konstruksi perkara yang utuh" lalu menjadikannya alat bukti. Artinya, polisi gagal mencari alat bukti lain yang lebih kuat dalam rangka kriminalisasi pendemo akhir Agustus. Jika dibiarkan, kriminalisasi dengan modus yang sama bisa menjerat para pemilik buku.
Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 berlangsung meriah di tengah seruan penghematan. Prabowo minta anggota Polri untuk bisa merasakan penderitaan rakyat. KontraS menyebut Polri masih menempati ranking pertama sebagai institusi paling banyak melakukan tindak kekerasan dan penyiksaan.
Aksi protes aktivis menjadi indikator bahwa DPR tidak transparan dalam pembahasan revisi UU TNI.
Rata-rata, aparat membunuh 1 warga tiap pekan selama 2024. Polisi masih menjadi pelaku utamanya.