Dua Tahun Prabowo (2): Politik Akomodasi
Demokrasi bukan hanya soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Demokrasi juga membutuhkan mereka yang kalah untuk tetap mempunyai ruang mengawasi mereka yang menang.
1404 artikel ditemukan
Demokrasi bukan hanya soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Demokrasi juga membutuhkan mereka yang kalah untuk tetap mempunyai ruang mengawasi mereka yang menang.
Tantangan Prabowo bukan sekadar memperkuat negara, melainkan harus memperkuat institusi negara tanpa melemahkan masyarakat. Demokrasi memang membutuhkan pemerintah yang kuat, tetapi dengan tujuan akhir membangun masyarakat sipil yang kuat.
Komdigi akan mengawasi penerapan aturan kuota internet tanpa hangus oleh operator seluler (opsel) yang mulai berlaku 28 September 2026. Komdigi juga melarang operator mengenakan biaya tambahan kepada pelanggan untuk mempertahankan atau menggunakan sisa kuota tersebut.
Islam yang seharusnya menilai Prabowo, justru tampil seolah-olah sedang dinilai dan didefinisikan melalui Prabowo. Islam yang seharusnya berdiri sebagai hakim atas kekuasaan, berisiko berubah menjadi atribut kekuasaan.
Sejak kapan Islam memiliki versi berdasarkan nama seorang penguasa? Apalagi penguasa sekuler? Kita mengenal Shalahuddin al-Ayyubi atau penaklukan agung Muhammad al-Fatih. Akan tetapi, tidak pernah ada istilah “Islam ala Shalahuddin” atau "Islam ala Muhammad al-Fatih".
Bagi masyarakat umum, terutama kelompok berpendapatan tetap dan kelas menengah, akselerasi inflasi berarti penurunan daya beli secara riil. Dengan nominal uang yang sama, mereka mendapatkan jumlah barang yang lebih sedikit dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
Pemerintah mengalihkan kewajiban utang Whoosh ke perusahaan khusus di bawah Kementerian Keuangan setelah restrukturisasi. Namun, pengalihan utang Whoosh tersebut dikhawatirkan menciptakan persoalan baru pada badan layanan khusus atau SMV yang diberi tugas untuk menanggungnya.
Dan buku terakhirnya, Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z, menunjukkan bahwa pada penghujung hidupnya ia masih mencari cara agar gagasan lama dapat berbicara kepada generasi baru.
Pengetahuan, bagi Airlangga, harus dibawa kembali ke tengah masyarakat untuk membaca kekuasaan, menguji demokrasi dan mencari jalan bagi Indonesia yang lebih adil.
Rekening berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) tersebut akan dibuka melalui BRI dan BSI, serta mendapat dana awal Rp50.000 tanpa potongan biaya administrasi. Rekening tersebut nantinya digunakan pemerintah untuk melakukan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos). Apa kabar kompetisi?
Saya percaya saat itu dia bergulat dengan pemikiran dan juga bertempur dengan kata-kata yang harus dituliskannya untuk menjadi abadi. Pergi saat berkarya, adalah kepergian yang indah bagi seorang intelektual.
Ketika dana bantuan sosial berupa transfer tunai ini justru berakhir ke kantong para bandar judol, tujuan utama dari program pengentasan kemiskinan pun gagal. Namun penghentian sementara bantuan sosial tersebut pun menciptakan dilema sosial bagi masyarakat miskin.