Jumat, 10 Juli 2026
About Us Term of Use
Ekosistem dan Kebijakan Pendidikan Tinggi Memicu PTN Membunuh PTS

Ekosistem dan Kebijakan Pendidikan Tinggi Memicu PTN Membunuh PTS

Ekosistem dan praktik tidak adil ini terus berjalan dimana PTN mengambil dana negara sekaligus mengeruk dana masyarakat. Sementara itu, PTS selama ini sejak dari pembentukan mengandalkan dana dari pendirinya dan dari masyarakat saja.

Baca
Bali Masih Kalem, Calon Ketua Umum PBNU Makin Rajin Silaturahmi

Bali Masih Kalem, Calon Ketua Umum PBNU Makin Rajin Silaturahmi

Jangan sampai benar-benar ada yang menjadikan muktamar sebagai ladang mencari keuntungan pribadi. Sebab NU dibangun oleh keikhlasan para kiai, bukan oleh transaksi yang menggerus kehormatan organisasi.

Baca
News Contents
Selangkah Lagi, Indonesia Miliki Kawasan Bebas Pajak bagi Expat di Bali

Selangkah Lagi, Indonesia Miliki Kawasan Bebas Pajak bagi Expat di Bali

Kawasan ini didesain sebagai ekosistem tertutup: modal masuk dari luar negeri, dikelola di dalam zona, dan dialirkan kembali untuk membiayai proyek luar negeri atau proyek strategis nasional yang ditunjuk secara khusus.

Baca
Pajak E-Commerce: Wujud Kesetaraan Perlakuan Pajak atau Ketidakadilan?

Pajak E-Commerce: Wujud Kesetaraan Perlakuan Pajak atau Ketidakadilan?

Guna mengakhiri era "suaka pajak informal" ini, pemerintah Indonesia meluncurkan langkah monumental formalisasi pasar digital melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025.

Baca
Demam Hyrox di Indonesia, Olahraga Kuli Versi Fancy Masyarakat Urban

Demam Hyrox di Indonesia, Olahraga Kuli Versi Fancy Masyarakat Urban

Tingginya animo masyarakat ikut kompetisi Hyrox di Jakarta. Gerakan olahraga Hyrox dinilai menyerupai aktivitas fisik pekerja bangunan tapi dalam versi fancy. Pakar kesehatan olahraga mengingatkan bahwa olahraga kebugaran ini memerlukan persiapan fisik dan mental yang matang.

Baca
Riding Nusantara 2026, Ajang Pembumian dan Pembuktian Motor Listrik Nasional

Riding Nusantara 2026, Ajang Pembumian dan Pembuktian Motor Listrik Nasional

Dengan rute sepanjang 1.200 km yang melintasi Pulau Jawa hingga Pulau Bali, ekspedisi ini menjadi pembuktian bahwa infrastruktur motor listrik bagi rakyat Indonesia sudah siap, guna mewujudkan era baru transportasi berkelanjutan.

Baca
Mengurai Ilusi "Potongan 8 Persen"

Mengurai Ilusi "Potongan 8 Persen"

Analisis Implementasi Perpres 27/2026 dan Kegagalan Intervensi Pasar Gig Economy.

  Baca
Selain Mufli Budi Ananda, Berikut Ini Jejaring Raffi Ahmad di Pemerintahan

Selain Mufli Budi Ananda, Berikut Ini Jejaring Raffi Ahmad di Pemerintahan

  Baca
Dari Korban Jiwa hingga Denda Rp100 Juta, Berikut Tujuh Kontroversi Kopdes Merah Putih

Dari Korban Jiwa hingga Denda Rp100 Juta, Berikut Tujuh Kontroversi Kopdes Merah Putih

  Baca
Menimbang Hak Cipta Karya Jurnalistik di Tengah Risiko Pembungkaman

Menimbang Hak Cipta Karya Jurnalistik di Tengah Risiko Pembungkaman

  Baca
Museum Marsinah, Monumen Tanpa Keadilan Berbalut Rekonsiliasi

Museum Marsinah, Monumen Tanpa Keadilan Berbalut Rekonsiliasi

Pembangunan museum Marsinah tanpa mengejar keadilan bagi Marsinah justru menjadi ironi yang menyayat hati. Negara seolah lebih memilih membangun bangunan formal, ketimbang meruntuhkan tembok impunitas.

Baca
Kisah Zhou Qunfei, Anak Desa yang Nyaris Tak Punya Masa Depan

Kisah Zhou Qunfei, Anak Desa yang Nyaris Tak Punya Masa Depan

Namanya: Zhou Qunfei, pendiri Lens Technology. Banyak orang di luar China mungkin baru mendengar namanya saat itu. Padahal, setiap kali orang memegang layar mobil pintar modern, kemungkinan besar mereka sedang menyentuh kaca buatan perusahaannya.

Baca
Aku Adalah Rahasia yang Ingin Diketahui

Aku Adalah Rahasia yang Ingin Diketahui

Terdapat sebuah paradoks: untuk mengenal dirinya sendiri manusia perlu dikenali oleh orang lain lebih dahulu.

Baca
Mewujudkan Negara Agung, dari Mana Memulainya?

Mewujudkan Negara Agung, dari Mana Memulainya?

Saya jadi ingat Gunung Semeru. Walau tinggi, gunung itu dibentuk oleh pasir. Kenapa lumpur Lapindo tidak memunculkan gunung? Karena lemah, lunglai sehingga setiap kemunculan pemimpin selalu longsor ke bawah.

Baca
Face to Face