Fenomena “Home Bias” dan Depresiasi Ekstrem Rupiah
Saat kondisi fundamental mata uang rupiah baik, rupiah terus melemah terhadap dolar AS. Fenomena ini dapat disebabkan oleh perilaku home bias yang memicu net outflow modal asing dari instrumen keuangan di Indonesia, untuk kembali ke negaranya.
Baca
Rekening ASN Imigrasi Tembus Rp366 Miliar!
Kasus ini menjadi pengingat bahwa korupsi tidak selalu datang dengan koper hitam dan transaksi gelap di parkiran. Kadang ia hadir memakai seragam resmi, duduk di balik meja pelayanan dan menyapa dengan ramah. Demi segepok uang haram.
Baca
Masuk Daftar Hitam, Jejak Kejahatan Seksual Rezim Israel Diburu
Perseteruan masuk ke jalur hukum. Aktivis Global Summud Flotilla menegaskan beban pembuktian kepatuhan hukum internasional terkait dugaan pemerkosaan sepenuhnya berada di pihak Israel. Mereka membeberkan tipuan Israel yang berlangsung sistematis untuk menghindari tanggung jawab.
Baca
AI, Terobosan yang Bakal Jadi Monster Jika Telat Diregulasi
Sebuah penelitian ilmiah menunjukkan optimasi AI dalam industri justru akan membunuh perekonomian. Pengembang AI mengaku tengah "menciptakan monster", menciptakan tantangan bagi pemerintah untuk segera menciptakan regulasi untuk mengekangnya.
Baca
Hak Bicara dengan Mesin
"AI for All" tidak boleh sekadar jargon seminar. Ia adalah pilihan. Harus dieksekusi sadar. Pertanyaannya bukan lagi apakah mesin bisa bernalar. Pertanyaannya, siapa yang boleh ikut berbicara dengannya. Jawabannya, kalau kita mau, adalah semua orang.
Baca
Mading Monumen Pers Nasional, Relik yang Kian Tenggelam di Arus Informasi
Dalam konsep ruang publik (public sphere) yang dikemukakan Jurgen Habermas, koran mading bisa dipahami sebagai sarana penyediakan akses informasi bersama dan membuka peluang pertukaran gagasan di tingkat komunitas.
Baca
Paradoks Kafe Estetik (3): Gelar Sarjana dan Sertifikasi Tak Jamin Kesejahteraan
Serial artikel mengenai kesejahteraan pekerja kafe di Tulungagung dengan pendekatan jurnalisme data berbasis survei mandiri (Metode Snowball Sampling, N=32 responden valid) yang dilakukan pertengahan April hingga Mei 2026 di kawasan perkotaan dan lingkungan kampus.
Baca
Mengapa & Bagaimana Habibie Mengubah Kurs Rupiah dari 16.800 ke 6.500?
Episentrum krisis dahsyat 1998 justru ada di Jalan Thamrin, yakni Bank Indonesia (BI) di mana kapitalisme kroni berjalan bersamaan dengan kebijakan BI. Lembaga ini menjadi alat oligarkis untuk mengambil rente ekonomi.
Baca
Museum Marsinah, Monumen Tanpa Keadilan Berbalut Rekonsiliasi
Pembangunan museum Marsinah tanpa mengejar keadilan bagi Marsinah justru menjadi ironi yang menyayat hati. Negara seolah lebih memilih membangun bangunan formal, ketimbang meruntuhkan tembok impunitas.
Baca
Kisah Zhou Qunfei, Anak Desa yang Nyaris Tak Punya Masa Depan
Namanya: Zhou Qunfei, pendiri Lens Technology. Banyak orang di luar China mungkin baru mendengar namanya saat itu. Padahal, setiap kali orang memegang layar mobil pintar modern, kemungkinan besar mereka sedang menyentuh kaca buatan perusahaannya.
Baca
Mewujudkan Negara Agung, dari Mana Memulainya?
Saya jadi ingat Gunung Semeru. Walau tinggi, gunung itu dibentuk oleh pasir. Kenapa lumpur Lapindo tidak memunculkan gunung? Karena lemah, lunglai sehingga setiap kemunculan pemimpin selalu longsor ke bawah.
Baca
Refleksi Harkitnas: Masih Relevankah Nilai Kebangkitan Saat Ini?
Selalu hidup sederhana, berikan lebih dari kecukupan untuk sesama, jangan mengagumi orang kaya yang layak dicurigai hasil kekayaannya dari mencuri, baik dengan cara legal maupun ilegal.
Baca