Small is Beautiful, Big is Beautiful Too
Indonesia masih menghadapi struktur ekonomi yang sangat timpang, konsentrasi aset yang tinggi, serta dominasi korporasi besar dalam berbagai sektor ekonomi. Dalam situasi seperti itu, membangun kekuatan rakyat dalam skala besar yang diinisiasi negara bukanlah pilihan yang mesti dihindari.
Baca
Ketika Wakil Rakyat Sudah Tak Dianggap Mewakili Suara Rakyat
Terdapat pergeseran geopolitik protes yang sangat mendasar di ibu kota, di mana massa kini memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) ketimbang mendatangi gedung DPR RI.
Baca
Klaim "Sehat" Kopi Gula Aren dan Bayang-Bayang Lonjakan Penderita Diabetes
Kopi gula aren bukan sekadar kopi, melainkan kombinasi bahan perusak metabolisme jika dikonsumsi rutin. Gula aren yang dianggap sebagai opsi pemanis lebih sehat dari gula pasir putih justru menyimpan risiko metabolik yang bisa melumpuhkan sistem kesehatan nasional jika tak terkendali.
Baca
Masuk Daftar Hitam, Jejak Kejahatan Seksual Rezim Israel Diburu
Perseteruan masuk ke jalur hukum. Aktivis Global Summud Flotilla menegaskan beban pembuktian kepatuhan hukum internasional terkait dugaan pemerkosaan sepenuhnya berada di pihak Israel. Mereka membeberkan tipuan Israel yang berlangsung sistematis untuk menghindari tanggung jawab.
Baca
AI, Terobosan yang Bakal Jadi Monster Jika Telat Diregulasi
Sebuah penelitian ilmiah menunjukkan optimasi AI dalam industri justru akan membunuh perekonomian. Pengembang AI mengaku tengah "menciptakan monster", menciptakan tantangan bagi pemerintah untuk segera menciptakan regulasi untuk mengekangnya.
Baca
Seniman Protes Pameran Seni ARTJOG 2026 Disponsori oleh Didit Prabowo
Putra Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo, yang menjadi salah satu sponsor utama ARTJOG 2026 sebelumnya dijadwalkan membuka pameran seni tahunan tersebut. Namun batal hadir, menyusul gelombang protes para seniman dan pekerja seni.
Baca
Kontroversi AS di Piala Dunia: Diskriminasi di Bandara Hingga Pencekalan Wasit
Ajang sepak bola terbesar dunia yang harusnya menjadi simbol perayaan persatuan dan inklusivitas justru tercoreng akibat perlakuan buruk aparat keamanan Amerika Serikat terhadap sejumlah peserta dan tim delegasi. Piala Dunia 2026 disebut-sebut paling kacau sepanjang sejarah.
Baca
Fenomena “Home Bias” dan Depresiasi Ekstrem Rupiah
Saat kondisi fundamental mata uang rupiah baik, rupiah terus melemah terhadap dolar AS. Fenomena ini dapat disebabkan oleh perilaku home bias yang memicu net outflow modal asing dari instrumen keuangan di Indonesia, untuk kembali ke negaranya.
Baca
Museum Marsinah, Monumen Tanpa Keadilan Berbalut Rekonsiliasi
Pembangunan museum Marsinah tanpa mengejar keadilan bagi Marsinah justru menjadi ironi yang menyayat hati. Negara seolah lebih memilih membangun bangunan formal, ketimbang meruntuhkan tembok impunitas.
Baca
Kisah Zhou Qunfei, Anak Desa yang Nyaris Tak Punya Masa Depan
Namanya: Zhou Qunfei, pendiri Lens Technology. Banyak orang di luar China mungkin baru mendengar namanya saat itu. Padahal, setiap kali orang memegang layar mobil pintar modern, kemungkinan besar mereka sedang menyentuh kaca buatan perusahaannya.
Baca
Mewujudkan Negara Agung, dari Mana Memulainya?
Saya jadi ingat Gunung Semeru. Walau tinggi, gunung itu dibentuk oleh pasir. Kenapa lumpur Lapindo tidak memunculkan gunung? Karena lemah, lunglai sehingga setiap kemunculan pemimpin selalu longsor ke bawah.
Baca
Refleksi Harkitnas: Masih Relevankah Nilai Kebangkitan Saat Ini?
Selalu hidup sederhana, berikan lebih dari kecukupan untuk sesama, jangan mengagumi orang kaya yang layak dicurigai hasil kekayaannya dari mencuri, baik dengan cara legal maupun ilegal.
Baca