Tantangan Petugas Haji: Ibarat Mengelola "Kota Terapung" di Gurun Pasir
Jemaah haji Indonesia semakin renta, sementara iklim semakin tidak ramah.
11 artikel ditemukan
Jemaah haji Indonesia semakin renta, sementara iklim semakin tidak ramah.
Virus ini sudah masuk ke Indonesia. Dari total 23 kasus, sebanyak 20 pasien dinyatakan sembuh, dan tiga pasien lainnya meninggal dunia. Artinya, rasio kematian per kasus (Case Fatality Rate/CFR) adalah sebesar 13%.
Kementerian Keuangan mengambil Rp300 triliun dari pos dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) untuk disuntikkan ke bank-bank pelat merah dan bank DKI untuk menjaga harga SBN tetap terkendali. Akibatnya "dana darurat" pemerintah itu pun tersisa Rp120 triliun, memicu kritikan soal risiko kerentanan.
Risiko terbesar terhadap perekonomian nasional dan global justru bersumber dari potensi perang Iran-AS. Terdapat dua langkah yang dapat dilakukan pemerintah untuk memitigasi risiko ketidakpastian global dan risko fiskal sekaligus membawanya keluar dari perangkap pertumbuhan 5%.
Fokus anggaran negara-negara besar bergeser dari bantuan kesehatan global ke pengeluaran militer, sementara konflik memicu gelombang pengungsi di negara yang telah rentan krisis kesehatan. Jika tak diwaspadai, konflik di Amerika Latin ini memicu wabah dan bahkan pandemi global.
Potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional 2026 terjadi karena meningkatnya risiko perekonomian global. Lalu apa yang dapat dilakukan untuk memutus mata rantai perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional selama dua dekade terakhir, pada tahun 2026?
Penyelenggara event lari seringkali hanya menetapkan Surat Keterangan Sehat (SKS) sebagai syarat dan screening bagi peserta lomba lari kelas berat seperti ultra marathon. Secara ilmiah, SKS sebagai syarat administrasi untuk lomba ultra adalah celah keselamatan yang sangat serius.
Meski diterpa kritikan karena peristiwa keracunan di program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah nekad memperluasnya mencakup kelompok lansia yang secara biologis jauh lebih rentan terkena infeksi akibat makanan karena penurunan imunitas (immunosenescence) dan komorbiditas.
Tata Kelola yang Baik (GCG) dan kualitas talenta pengelola membedakan sebuah SWF seperti Temasek (Singapura) dengan 1MDB (Malaysia). GCG adalah benteng pertahanan pertama dan terakhir dari dana milik rakyat ini. Tanpanya, Danantara berisiko menjadi mesin korupsi yang jauh lebih besar.
Mandat inti dana kekayaan negara adalah melestarikan dan mengembangkan kekayaan nasional untuk mengamankan masa depan keuangan bangsa. Ada orientasi komersial jangka panjang. Oleh karenanya, tak sejalan dengan profil risiko infrastruktur publik yang tak hanya berorientasi keuntungan.
Loncatan pembicaraan ke kepemilikan nasional berisiko menjustifikasi merger-akuisisi yang harusnya tak boleh dilakukan. Seakan-akan monopoli menjadi tidak masalah ketika pemerintah ikut memiliki perusahaan gabungan Grab dan GOTO. Padahal asing masih memiliki bagian kepemilikan besar.