Jakarta, TheStance  – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengumumkan Kelme sebagai mitra perlengkapan olahraga atau apparel baru Timnas Indonesia dengan kontrak kerja sama hingga 2030 pada Jumat (23/1/2026) sore.

Kelme menggantikan jenama lokal Erspo yang sudah habis masa kontraknya dan akan efektif mulai 1 Maret 2026.

Perusahaan apparel asal Spanyol itu akan menjadi penyedia aparel resmi bagi Timnas Indonesia, Timnas Futsal Indonesia, dan juga seluruh ekosistem sepak bola Indonesia hingga ke bawah termasuk wasit dan juga kegiatan-kegiatan PSSI.

Ketua PSSI, Erick Thohir mengatakan proses pemilihan apparel Timnas Indonesia dilakukan melalui tender yang diikuti tujuh pabrikan dalam dan luar negeri sejak Juli 2025. Kelme dipilih karena punya rekam jejak panjang, sekaligus bagian dari upaya memperkuat identitas visual dan profesionalisme skuad Garuda di kancah internasional.

"Masuknya Kelme sebagai merk internasional jadi sinyal positif bahwa sepak bola Indonesia semakin diperhitungkan dalam industri olahraga global. Ini bukan hanya soal jersey yang dikenakan tim nasional, tetapi bagian dari strategi besar untuk mengangkat nilai industri olahraga nasional," kata Erick Thohir.

Komitmen Ketersediaan Jersey dan Kualitas Produk

Kelme - timnas

CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya menegaskan pihaknya bertekad mendukung setiap langkah tim Merah Putih di berbagai ajang. Kualitas tinggi jadi komitmen yang diusung merk berlogo tapak beruang tersebut.

"Kami percaya bahwa kemajuan sepak bola nasional tidak dibangun secara instan, tetapi melalui konsistensi, kerja keras, dan komitmen bersama. Melalui kolaborasi dengan PSSI, Kelme hadir bukan hanya sebagai penyedia apparel, tetapi sebagai rekan yang tumbuh bersama Timnas Indonesia," ucapnya.

Untuk mendukung performa Timnas Indonesia, Kelme menggunakan teknologi khusus dalam pengembangan jersey yang dirancang sesuai kebutuhan pergerakan dan kenyamanan pemain di lapangan.

“Kami berkomitmen menghadirkan produk berkualitas tinggi yang teruji di level internasional, dengan standar produksi yang kuat serta ketersediaan yang terjaga bagi pemain maupun masyarakat.”

“Dengan dukungan teknologi, kapabilitas produksi mandiri, serta visi jangka panjang yang sejalan dengan PSSI, kami ingin memastikan setiap elemen kolaborasi ini memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekosistem sepak bola Indonesia,” imbuh Kevin.

Terkait harga jersey Timnas Indonesia, pihak Kelme menekankan agar publik tak perlu khawatir akan hal tersebut.

"Harga yang relevan bagi pasar Indonesia akan kita kedepankan," ujarnya.

Kevin juga bertekad bahwa menyediakan jersey bagi para suporter dengan tepat waktu dan kualitas yang diharapkan menjadi salah satu perhatian utamanya.

"Kita mengontrol rantai pasokan end to end. Ini artinya kita bisa menjaga ketersediaan jersey dan konsistensi dari kualitas produk."

Hal senada disampaikan Direktur Garuda Sepak Bola Indonesia, GSI, Marsal Masita, yang memastikan bahwa setiap aparel yang mengikuti proses tender jersey disyaratkan untuk menyediakan produk yang bisa menjangkau semua lapisan masyarakat.

"Produk ini harus bisa menjangkau seluruh masyarakat Indonesia, dari tier paling premium hingga tier paling terjangkau," ujarnya.

"Salah satu alasan Kelme terpilih karena produk mereka punya kualitas sangat baik sehingga bagi para fans ada value for money." Harapannya semua lapisan bisa punya akses ke jersey." tambahnya.

Berapa Nilai Kontrak Kerja Sama PSSI dan Kelme?

Erspo

Disinggung mengenai nilai kontrak kerjasama antara PSSI dan Kelme, Marsal Masita belum bersedia mengungkapkan.

Namun, ia menekankan, kerjasama ini tak semata-mata nominal, melainkan kemampuan suplai logistik yang dimiliki Kelme. Marsal pun mengaku terkesan dengan kemampuan manufaktur Kelme di China.

Menurutnya, pabrik-pabrik tersebut akan bisa menyediakan suplai logistik mumpuni bagi ke-13 tim nasional yang berada di bawah naungan PSSI, mulai dari Timnas Indonesia senior, futsal, hingga eSports.

"Artinya, suplai logistik penting bagi kami. Bukan hanya semata-mata uang besar. Tetapi juga produksi bagus dan juga konsisten begitu juga fleksibel," ujarnya.

"Jersey baru sudah kita siapkan dari tiga bulan lalu. Kita pastikan kualitas terbaik dari semua yang ada di mereka. Dari tujuh yang ada paling reliable adalah Kelme." pungkasnya.

Sebagai catatan, saat masih kerja sama dengan apparel sebelumnya, Erspo memberikan nilai sponsorship Rp8 miliar per tahun dan produk senilai Rp 20 miliar per tahun yang merupakan kontribusi terbesar yang selama ini pernah ada untuk Timnas Indonesia.

Selain itu, untuk pertama kalinya PSSI dan timnas mendapatkan persentase royalty dari setiap unit jersey yang terjual yang selama ini tidak pernah ada.

Kontrak PSSI dengan Erspo yang dimulai pada 2024 sendiri berakhir pada awal tahun ini.

CEO dan Founder Erspo, Muhammad Sadad mengatakan, Erspo sebenarnya menawarkan kenaikan nilai kontrak hingga hampir tiga kali lipat saat tender apparel Timnas Indonesia periode 2026–2030 dibuka PSSI pada Juli 2025.

Pertimbangannya, kerja sama dengan PSSI dalam dua tahun terakhir sukses mendewasakan Erspo sebagai brand. Selain itu, Erspo banyak mendapatkan pengalaman positif lewat interaksi dengan PSSI serta komunitas-komunitas sepak bola di Indonesia.

Namun dengan berbagai pertimbangan, PSSI akhirnya memutuskan memilih Kelme.

Rekam Jejak Kelme Sponsori Klub Liga 1

Jersey Persib Bandung

Kelme sendiri merupakan merek perlengkapan olahraga asal Spanyol yang berdiri sejak 1963 di Elche. Jenama ini dikenal luas lewat logo ikonik berbentuk tapak kaki atau paw yang mudah dikenali.

Di Indonesia, Kelme bukanlah nama asing dalam industri apparel sepak bola profesional. Sejak awal musim ini, Kelme resmi menjadi penyedia apparel Persib Bandung dengan kontrak tiga tahun.

Persib sendiri merupakan juara back to back Liga Indonesia, sehingga memberi eksposur besar bagi Kelme.

Sebelumnya, Kelme juga pernah melakukan ekspansi besar-besaran di kompetisi Liga 1. Saat itu, Kelme menjadi apparel untuk sebelas klub Indonesia dalam satu periode musim.

Beberapa klub tersebut antara lain PSM Makassar, PSIM Yogyakarta, hingga Madura FC.

Pengalaman luas ini menunjukkan Kelme cukup memahami karakter dan kebutuhan sepak bola Indonesia.

Di level internasional, Kelme juga aktif mensponsori berbagai tim nasional dari berbagai benua. Beberapa di antaranya adalah Timnas Bosnia, Yordania, Palestina, hingga Curacao.

Nilai Ekonomi Jersey Bagi Timnas dan Klub

Berdasarkan catatan TheStance, perjanjian sponsorship perusahaan merek pakaian olahraga memproduksi dan memasok perlengkapan tim menjadi sumber pendapatan yang signifikan. Kesepakatan tersebut bisa membantu mereka menghasilkan banyak uang melalui branding dan merchandising.

Kesepakatan biasanya melibatkan jersey, perlengkapan pelatihan, pakaian lain, dan berbagai barang dagangan lainnya.

Jumlah yang dibayarkan merek untuk kesepakatan semacam itu dapat bervariasi berdasarkan popularitas klub dan keberhasilan yang pernah mereka raih.

Untuk level klub, dua klub raksasa spanyol menempati peringkat teratas klub yang meraup sponsor apparel termahal di dunia.

Real Madrid berada di peringkat pertama. Peraih 15 kali gelar liga champions eropa tersebut dan Adidas telah menjalin kemitraan sejak 1998. Kemitraan itu akan berlanjut hingga 2028 sesuai ketentuan kesepakatan kedua pihak pada 2019.

Tercatat, Real Madrid mendapatkan 120 juta euro (Rp2 triliun) per musim dari Adidas dan ini adalah kesepakatan kit paling menguntungkan dalam sejarah sepakbola.

Di posisi kedua, rival Adidas, Nike telah menjadi pemasok perlengkapan resmi Barcelona sejak 1998. Pada 2018, Barca memperbarui kontrak dengan Nike selama 10 tahun.

Sesuai kesepakatan baru, Barcelona mendapatkan 105 juta euro (Rp1,75 triliun) per musim dari Nike. Ini kesepakatan kit termahal kedua dalam sejarah sepakbola.

Sementara untuk level timnas negara, Jerman boleh dibilang menjadi timnas dengan nilai kontrak apparel terbesar.

Saat ini, kontrak kerjasamanya dengan Adidas yang diumumkan oleh Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB), mempunyai nilai hingga 56 juta poundsterling atau sekitar 1,12 triliun rupiah. Adapun ikatan kerja sama Adidas dengan timnas sepak bola Jerman sendiri telah berlangsung sejak 1954 silam.

Nilai kontrak ini diprediksi akan naik, karena DFB memilih mengakhiri hubungan dengan Adidas dan sebagai gantinya Nike ditunjuk sebagai penyedia apparel Timnas Jerman mulai 2027.

Nike disebut berani memberikan kontrak yang nilainya lebih besar. Selain itu, Nike juga akan membantu pengembangan sepakbola di Jerman yang memiliki lebih dari 24 ribu klub dan 2,2 juta pemain aktif. Fokus utamanya adalah di level amatir. (est)

Simak info publik, kebijakan & geopolitik dunia di kanal Whatsapp dan Telegram TheStance