Jakarta, TheStance – Kemenangan Timnas Indonesia dengan skor 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 jadi debut manis pelatih John Herdman. Kombinasi etos kerja spartan plus modifikasi taktik brilian jadi isyarat terbukanya harapan timnas yang lebih baik di masa depan.
Satu laga memang belum cukup sebagai jawaban. Namun dari performa yang mapan dan organisasi permainan yang lebih tertata setidaknya timnas sedang menuju arah yang menjanjikan.
Empat kali bola bersarang di gawang lawan oleh Beckham Putra (15' dan 25'), Ole Romeny (53'), dan Mauro Zijlstra (75') tanpa sekalipun tim Garuda kebobolan dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Jumat, 27 Maret 2026 malam.
Laga melawan Saint Kitts and Nevis, tim asal zona CONCACAF (Amerika Utara dan Tengah) yang menempati peringkat FIFA ke-154 dunia, timnas mampu mendominasi permainan. Meski sempat agak kesulitan di awal-awal, tercatat penguasaan bola timnas 61 persen, 10 shots on goal dari 16 kali tembakan, dan empat kali gol yang berhasil dilesakkan.
Kemenangan itu membuat peringkat Indonesia naik di ranking FIFA. Kini tim asuhan John Herdman bertengger di peringkat 120 dunia dengan 1148.70.
Posisi itu naik satu setrip dari sebelumnya di peringkat 121, yang dirilis awal pekan lalu. Selanjutnya, Timnas Indonesia akan melawan Bulgaria, dan berpotensi naik peringkat lagi andai berhasil menang.
Catatan Herdman untuk Timnas Indonesia

Meski mengapresiasi kemampuan timnas mencetak empat gol dan mengakhiri laga tanpa kebobolan, Herdman melihat masih ada hal yang masuk dalam daftar perbaikan.
Dalam pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis, Indonesia sempat terancam bahaya pada menit-menit awal. Kemudian ada pula tusukan lawan pada pertengahan babak kedua.
Menurut Herdman, jika menghadapi lawan dengan kualitas lebih bagus, bisa jadi kelemahan itu bakal dieksploitasi. Sebab, Bulgaria menghajar Kepulauan Solomon dengan dua gol dalam kurun waktu 13 menit.
"Ada persoalan taktik yang perlu diperbaiki. Di 15 menit awal, kami terlalu antusias. Itu yang harus dikendalikan karena Bulgaria bisa berbahaya dalam 10 menit awal. Jadi 15 menit itu adalah hal yang penting. Jika tidak, mereka [Bulgaria] akan menghukum kami," ujar Herdman soal lawan berikutnya.
Sebagai informasi, pada 30 Maret 2026, di laga puncak FIFA Series 2026, Indonesia akan berhadapan dengan timnas Bulgaria yang memiliki peringkat 87 FIFA. Bulgaria memastikan melaju ke final FIFA Series 2026 usai menang 10-2 lawan Kepulauan Solomon.
Laga tersebut akan jadi ujian sebenarnya bagi skuad Garuda dan mereka harus membuktikan diri. Untuk itu, Timnas Indonesia harus ekstra waspada jika ingin meneruskan tren kemenangan.
Filosofi Kepelatihan John Herdman

Dalam filosofi kepelatihannya, Herdman menekankan tiga pilar utama, yakni team spirit, tactical excellence, dan team chemistry. Pendekatan ini berfokus pada pembangunan kepercayaan, kejelasan peran pemain, serta identitas permainan yang konsisten, sehingga performa kolektif tim dapat melampaui potensi individu.
John Herdman ditunjuk PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia senior dan U-23, dengan rekam jejak kepelatihan internasional serta pengalaman membangun fondasi tim nasional dan klub level dunia, sebagai upaya meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia.
Namanya mulai dikenal luas saat menangani tim nasional wanita Selandia Baru atau Football Ferns selama lima tahun. Herdman mundur setelah membawa tim mencapai pencapaian terbaik sejak era 1980-an.
Selama masa kepemimpinannya, Selandia Baru berhasil lolos ke dua edisi Piala Dunia Putri FIFA (2007 dan 2011), tampil di Olimpiade Beijing 2008, serta menjuarai dua Kejuaraan Wanita OFC. Mereka juga mencatat kemenangan penting melawan sejumlah negara seperti Argentina, Belanda, Italia, dan menahan imbang tim-tim unggulan seperti Jepang dan Inggris.
Karier Herdman kemudian berlanjut ke Kanada pada 1 September 2011 sebagai pelatih kepala timnas wanita. Di bawah arahannya, Kanada meraih medali emas pada Pan American Games 2011 di Guadalajara, disusul medali perunggu di Olimpiade London 2012 dan Rio 2016. Herdman juga memimpin Kanada tampil di Piala Dunia Putri FIFA 2015, di mana mereka mencapai babak perempat final sebagai tuan rumah.
Tonggak penting dalam kariernya tercipta saat ia mengambil alih kepelatihan tim nasional putra Kanada pada 8 Januari 2018. Ia memproyeksikan bahwa Kanada akan lolos ke Piala Dunia FIFA 2022, target ambisius yang kemudian terbukti pada Maret 2022 saat Kanada mengunci tiket ke Qatar.
Keberhasilan meloloskan Kanada ke Piala Dunia Putra 2022 menjadikan Herdman tercatat sebagai pelatih pertama dalam sejarah yang berhasil membawa tim nasional pria dan wanita dari negara yang sama lolos ke Piala Dunia FIFA.
Usai masa baktinya di level tim nasional, Herdman sempat menangani Toronto FC di Major League Soccer mulai Agustus 2023 hingga mengundurkan diri pada 30 November 2024.
Kombinasi pengalaman lintas gender dan keberhasilan membangun tim nasional dari nol inilah yang menjadikan John Herdman sosok yang strategis bagi PSSI.
Nuansa Berbeda Latihan dan Menonton Video Taktik

Dalam sesi latihan terbuka perdana, Selasa 24 Maret 2026, Herdman sudah menunjukkan perbedaan dibandingkan dua pendahulunya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Selain menu latihan berbeda, Herdman juga menampilkan satu perbedaan lain dibandingkan dua pendahulunya.
Para pemain tidak langsung berlatih di lapangan seperti biasanya melainkan terlebih dahulu melakukan latihan strategi di Hall Basket Senayan.
”Jendela laga internasional kali ini sangat singkat. Untuk itu, kami fokus untuk melatih taktik secara cepat. Pemain juga sudah diberikan sistem dan taktik permainan untuk mereka pelajari sebelum kami berkumpul,” ujar Herdman seusai latihan.
Rizky Ridho, bek tengah Indonesia, menyebut intensitas latihan bersama Herdman lebih tinggi dibandingkan pelatih-pelatih Indonesia sebelumnya. Dia menyebut, Herdman sudah memberikan program latihan kepada tim sebelum memulai pemusatan latihan, Senin 22 Maret 2026.
Selain intensitas latihan tinggi, Ridho mengungkapkan Herdman mengutamakan latihan untuk mendalami pendekatan taktik.
”Ada hal baru bersama John Herdman, ia mengajak kami menyaksikan video taktik dari televisi pada satu sesi sebelum latihan dimulai. Ia tampilkan video taktik dan berikan penjelasan taktik seperti apa yang diinginkannya. Itu hal baru bagi saya,” ujar Ridho.
Target Timnas Lolos Piala Dunia 2030

Lolos ke Piala Dunia 2030 merupakan misi utama yang tengah dibangun John Herdman bersama skuad Garuda.
“Anda menyebutkan kualifikasi Piala Dunia. Itulah misinya. Tujuan kami adalah… Kami memiliki 280 juta alasan mengapa kami bangun setiap hari untuk melakukan apa yang kami kerjakan,” ujar Herdman pada jumpa pers setelah pertandingan FIFA Series melawan St Kitts and Nevis.
Ia menekankan bahwa seluruh proses yang dijalani tim saat ini diarahkan menuju target tersebut. Menurutnya, kemenangan besar seperti hasil 4-0 yang diraih atas St Kitts and Nevis hanyalah bagian kecil dari perjalanan panjang.
“Ini langkah kecil. Kami menetapkan mentalitas. Ketika kami menargetkan menang 4-0 dengan clean sheet, kami menyelesaikannya. Bukan 3-0 atau 2-0, tapi kami berkomitmen untuk mencapai target,” katanya.
Di sisi lain, pelatih asal Inggris itu juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju Piala Dunia tidak akan berjalan mulus. Ia menekankan pentingnya dukungan publik di tengah dinamika performa tim.
“Maka saya berharap para penggemar dapat bersama kami karena akan ada pasang-surut. Saya mempelajarinya di (timnas) Kanada dalam rentang waktu lebih dari lima tahun. Ini tidak pernah menjadi garis lurus,” tutur sosok yang meloloskan Kanada ke Piala Dunia 2022 itu.
“Anda harus menderita, Anda harus menikmatinya, bersama-sama, namun saya jamin kepada Anda, dalam rentang waktu empat tahun kami akan berada di sana. Kami akan lolos dengan tim ini,” kata Herdman.
Untuk diketahui, pada kualifikasi Piala Dunia 2026, langkah Indonesia terhenti pada putaran keempat kualifikasi zona Asia.
Meski demikian, pencapaian itu menjadi ukiran bersejarah bagi timnas Indonesia yang pada penampilan di kualifikasi-kualifikasi Piala Dunia sebelumnya lebih sering tersingkir di putaran pertama atau putaran kedua. (est)
Simak info publik, kebijakan & geopolitik dunia di kanal Whatsapp dan Telegram TheStance