Sudah tapi Belum
Kalasastra mengajarkan bahwa setiap manusia adalah teks yang terus ditulis ulang oleh waktu. Barangkali, kalimat “dia sudah komandan, belum panglima” bukanlah akhir dari sebuah penilaian, melainkan awal dari sebuah perjalanan.
4 artikel ditemukan
Kalasastra mengajarkan bahwa setiap manusia adalah teks yang terus ditulis ulang oleh waktu. Barangkali, kalimat “dia sudah komandan, belum panglima” bukanlah akhir dari sebuah penilaian, melainkan awal dari sebuah perjalanan.
Polarisasi sosial semakin tajam. Media sosial memperkuat perbedaan pandangan hingga menjadi konflik emosional. Dialog langsung dapat menjadi sarana meredakan ketegangan tersebut. Pertemuan tatap muka memungkinkan pihak-pihak yang berbeda pandangan untuk saling memahami.
PBNU akhirnya pecah jadi dua kubu. Rapat pleno Syuriyah menetapkan Wakil Ketua Umum, KH Zulfa Mustofa, sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum,menggantikan Yahya Cholil Staquf. Tapi kubu Yahya meganggap rapat itu ilegal dan berkeras dia tetap ketua umum yang sah. Berkonflik karena tambang.
Mereka memimpin dengan kepala, tapi lupa bahwa masyarakat merasa dengan dada. Pada titik ini, ingatan saya kembali pada Fachidiot.