Jakarta, The Stance – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan entitas anak membukukan pertumbuhan kredit 12,6% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp1.063 triliun per September 2026. Kredit produktif menyumbang 78,2%.
Dari capaian itu, BCA dan entitas anak mencetak laba bersih Rp45,2 triliun pada 9 bulan pertama 2026, atau tumbuh 4,2% YoY. Kredit berkelanjutan BCA naik 16,3% YoY mencapai Rp280,3 triliun, yang setara 26,4% dari total portofolio pembiayaan.
Manajemen BCA mengumumkan penyaluran kredit secara pruden dilakukan ke berbagai sektor, mulai dari korporasi, komersial, dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ditopang likuiditas dan pendanaan solid.
Hal ini terlihat dari kenaikan giro dan tabungan (current account saving account/CASA) sebesar 10,4% menjadi Rp1.103 triliun. Total dana pihak ketiga (DPK) naik 8% YoY mencapai Rp1.301 triliun.
“BCA berkomitmen menyalurkan kredit ke beragam sektor untuk mendukung perekonomian nasional, dengan senantiasa mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan kondisi likuiditas perseroan,” kata Presiden Direktur BCA Hendra Lembong.
Rasio loan at risk (LAR) dan non performing loan (NPL) terjaga masing-masing 4,6% dan 1,8% pada periode yang sama.
Pembiayaan BCA ditopang kredit produktif yang tumbuh 17,2% menjadi Rp831 triliun, setara 78,2% dari total kredit, meliputi kredit korporasi (naik 20,9% ke Rp528,1 triliun), kredit komersial (tumbuh 7,8% ke Rp154,1 triliun).
Selain itu, kredit UKM bertambah 15,4% ke Rp149,2 triliun. Pertumbuhan kredit UKM BCA konsisten berada di atas rata-rata industri perbankan nasional hingga kuartal III 2026.
Kredit Khusus untuk Dukung UMKM

BCA juga menghadirkan suku bunga kredit khusus bagi pelaku UMKM yang berlaku mulai 1 Juli 2026 hingga Januari 2027.
Pembiayaan khusus bertajuk Kredit Multiguna Usaha (KMU) Hari UMKM 2026 ini menawarkan suku bunga mulai 5,81% eff p.a. serta jangka waktu kredit lebih panjang bagi UMKM.
Hendra mengakui kinerja penyaluran pembiayaan BCA salah satunya ditopang BCA Expo 2026 dan BCA UMKM Fest 2026 yang melibatkan lebih dari 1.600 pelaku usaha.
"Kami juga telah menggelar BCA Wealth Summit 2026 sebagai forum edukasi finansial bagi nasabah dan masyarakat agar semakin cermat mengelola keuangan," jelasnya.
Perseroan, lanjut dia, juga telah meluncurkan program KPR Fixed Terencana yang dapat membantu nasabah merencanakan kredit hunian tanpa perlu khawatir kondisi suku bunga yang dinamis.
"Berbagai inovasi kami persembahkan untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Ini menjadi wujud dari komitmen kami untuk senantiasa berada di sisi nasabah," tutur Hendra.
Salah satunya, Isi ulang Flazz kini sudah dapat dilakukan mulai nominal Rp10 ribu
Sebagai bentuk pengakuan akan komitmen BCA mewujudkan produk dan layanan keuangan inklusif yang merata di masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menganugerahi empat penghargaan di ajang KEJAR Award dan Financial Literacy Award.
Berbagai Inovasi BCA dalam Layanan ke Nasabah

Untuk memperkuat pelayanan bagi nasabah, myBCA senantiasa melakukan pengembangan untuk menghadirkan fitur-fitur terbaru, misalnya kenaikan batas transfer harian di myBCA yang dapat diatur sesuai kebutuhan hingga maksimal Rp500 juta.
Aplikasi myBCA kini juga memiliki Widget yang memungkinkan nasabah mengatur akses cepat fitur-fitur pilihan seperti informasi mutasi, transfer, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), Flazz dan Cardless.
Transaksi emas semakin mudah dilakukan setelah hadirnya Tabungan Emas di myBCA, memungkinkan nasabah membeli dan menjual emas secara digital dengan mudah dan aman.
Nasabah dapat semakin cepat dan mudah melakukan transfer valas secara instan di myBCA dalam mata uang SGD, GBP, dan CAD ke Singapura, Inggris, dan Kanada.
Terkini, BCA resmi menghadirkan BCA Kartu Kredit Indonesia (KKI) yang memungkinkan nasabah bertransaksi dengan metode QRIS dan sumber dana dari KKI di myBCA.
“Kami terus berupaya menghadirkan berbagai produk dan solusi untuk menjawab berbagai kebutuhan nasabah, serta memberikan pelayanan optimal pengguna BCA di manapun dan kapanpun,” ujar Hendra.
Sebagai bukti dukungan BCA terhadap pelaku UMKM untuk mengakses sertifikat halal, perseroan juga dianugerahi penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada ajang Indonesia Halal Awards 2026.
Peran Sosial BCA Diakui di Forum Internasional

Berkat program tanggung jawab lingkungan (corporate social responsibility/CSR) yang berdampak, BCA tahun ini dinobatkan sebagai peraih penghargaan Asian Banking Finance External Social Initiative of the Year pada ABF Retail Banking Awards 2026.
Genera-Z Berbakti 2026 dari Bakti BCA telah menerima 260 lebih proposal dari 98 universitas di Indonesia, dengan pemenang Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Padjadjaran (Unpad).
Mereka telah menyampaikan laporan pengabdian selama kurang lebih 1 bulan di Desa Wisata Bakti BCA, yaitu Kakaskasen Dua, Tomohon (UI); Terong, Belitung (UGM); Patakbanteng, Wonosobo (UNAIR); dan Situs Gunung Padang, Cianjur (UNPAD).
Bakti BCA juga turut menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di ranah budaya, program Sanggar Bakti BCA resmi dimulai untuk memperkuat ekosistem seni tari di Indonesia. Di bidang kesehatan, Bakti BCA menyerahkan bantuan kacamata bagi lebih dari 3.500 pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.
Bakti BCA baru saja menggelar operasi katarak gratis di Mentawai, Sumatra Barat; dan Toraja, Sulawesi Selatan, serta Desa Bakti BCA Community Forum yang diikuti para pengurus Desa Bakti BCA, pelaku UMKM, pemerintah, serta mitra.
Di bidang pendidikan, Beasiswa Bakti BCA yang manfaatnya dirasakan lebih dari 9.200 penerima kembali hadir.
Bakti BCA kembali melepasliarkan sekitar 1.300 tukik di Banyuwangi, disertai edukasi lingkungan yang melibatkan 100 pelajar agar lebih memahami pentingnya menjaga ekosistem pesisir. (adv)
Simak info publik, kebijakan & geopolitik dunia di kanal Whatsapp dan Telegram The Stance